Odoo 12 — Accounting Reports and Accounting Transactions Method

Halo! Kembali lagi di medium ini! Seperti yang telah ditulis pada artikel sebelumnya, mengenai implementasi transaksi dengan beberapa modul, kali ini saya saya akan sedikit membahas mengenai accounting reports.

The Requirements.

Dalam eksplorasi ini, ada beberapa hal yang perlu kita siapkan. Seperti pada pembahasan-pembahasan sebelumnya mengenai import master data, pada eksplorasi kali ini kita akan menggunakan master data yang sama seperti pada tutorial import master data pada artikel yang telah saya tulis.

The Datas.

Berikut adalah link repository dari Akhmad Daniel, yang berisi master data yang akan digunakan pada eksplorasi kali ini.

The Reports

Pada reports terdapat beberapa penjelasan yang perlu kita pahami, yaitu:

  • Report Name, yaitu nama dari bagian laporan keuangan.
  • Sequence, urutan pada masing-masing bagian di laporan keuangan.
  • Sign of Reports, untuk menentukan nilai positif atau negatif pada laporan. Misalnya, untuk income tergolong sebagai credit dan kas adalah debit. Sehingga perlu beberapa adjusment untuk menyesuaikan kedua hal tersebut.
  • Parent, yaitu dimana letak report berada. Apabila tidak terdapat parent, maka report tersebut merupakan entity tertinggi.
  • Type, merupakan tipe dari laporan. Misalnya view digunakan untuk menampilkan nama dari report name, lalu account type berarti akan menampilkan tipe berdasarkan account type yang dipilih.
  • Financial Report Style, yaitu styiling dari report tersebut. Sebagian besar pada eksplorasi ini saya menggunakan automatic formatting.
  • Display Details, yaitu mengenai bagaimana data tersebut ditampilkan. Terdapat tiga cara, yaitu no detail dan display children flat yang mana keduanya tidak menampilkan entity yang mereka inherit, sedangkan display children with hierarchy berararti menampilkan pula entity yang mereka inherit.
  • Account Type, merupakan bagian yang akan menampilkan account apa saja yang akan ditampilkan pada suatu reports.

Profit and Loss

Profit and Loss merupakan laporan keuangan yang meliputi pendapatan, biaya, serta pengeluaran yang berlangsung selama periode akuntansi tertentu. Dalam laporan ini, disajikan informasi mengenai kemampuan atau tidaknya perusahaan dalam menghasilkan laba atau keuntungan dengan meningkatkan pendapatan, mengurangi pengeluaran, atau mungin keduanya. Profit and Loss sendiri bisa dibilang mirip dengan laporan laba rugi.

Pada video ini saya menjelaskan bagaimana langkah-langkah dalam melakukan adjustment terhadap laporan sesuai dengan yang kita butuhkan. Beberapa obstacle yang saya alami tidak begitu besar, yaitu hanya mengenai penamaan dari report name.

Adapun report name yang digunakan untuk menyusun profit and loss, yaitu:

Setelah dilakukan adjustment tersebut maka laporan profit and loss akan berubah seperti pada dokumen laporan berikut ini:

(kiri) Before dan (kanan) After

Balance Sheets

Balance Sheets (neraca saldo) merupakan laporan keuangan yang menyajikan informasi, yang juga digunakan dalam memprediksi jumlah arus kas pada masa mendatang. Terdapat tiga unsur dalam balance sheets persis seperti yang saya buat pada video, yaitu aktiva(asset), Passiva (liability), dan Modal (equity)

  • Aktiva, mengarah kepada keseluruhan sumber daya bisnis yang dikelola oleh perusahaan, yang meliputi kas, piutang, persediaan barang, lahan/tanah, gedung, mesin, dan lain sebagainya. Aktiva sendiri dibagi menjadi aktiva lancar, aktiva tetap, dan aktiva tidak lancar.
  • Passiva, merupakan kewajiban yang harus dibayarkan oleh perusahaan terhadap perusahaan lain yang dapat ditagihkan. Passiva/hutang dibagi menjadi dua jenis, yaitu hutang jangka pendek dan hutang jangka panjang.
  • Modal, biasa diketahui sebgai ekuitas, artinya adalah selisih antara aset dan utang dengan rumus Asset — Liability = Equity.

Untuk langkah-langkah lengkapnya dapat ditonton pada video diatas. Hal yang menurut saya sebagia penghalang adalah mengenai istilah-istilah baru yang perlu saya pahami serta penggunaan odoo dalam menyajikan laporan.

Adapun report name yang digunakan untuk menyusun balance sheets, yaitu:

Setelah dilakukan adjustment tersebut maka laporan balance sheets akan berubah seperti pada dokumen laporan berikut ini:

(kiri) Before dan (kanan) After

1 Payments for 2 Invoices

Pada bagian eksplorasi Accounting Transactions, pada bagian ini saya akan membahas mengenai bagiamana cara melakukan 1 transaksi pembayaran untuk melunasi 2 unpaid invoices. Hal ini berhasil saya kupas tuntas dalam video berikut ini:

Disini ada beberapa syarat sederhana yang harus dipenuhi, yaitu transaksi dengan 1 kali payment ini hanya berlaku jika vendor dari kedua invoice tersebut adalah sama. Artinya, kita mengirimkan uang berdasarkan harga dari total akumulasi bills pada suatu vendor.

Dengan begini, kita telah mempelajari bagaimana cara melakukan adjustment terhadap laporan serta implementasi pembayaran 1 payment untuk 2 invoices. Cheers!

Thanks For Reading!

Follow my medium for more articles.

Also, if you want to browse for other content, here are my Social Media😁:

Linkedin

YouTube

Instagram

Muhammad Akbar Rafsanjhani — 1806186686

Usualize the Unusualize

Usualize the Unusualize