Setting Up Outgoing Email Server and DbVisualizer in Odoo 12

Halo! Kembali lagi di medium ini! Seperti yang telah ditulis pada artikel sebelumnya, mengenai implementasi transaksi dengan beberapa modul, kali ini saya akan membahas bagaimana kita dapat melakukan set up outgoing email server yang nantinya dapat digunakan untuk mengirim email secara realtime dengan google mail, serta menginstall DbVisualizer untuk keperluan melihat database.

Outgoing Email Server

Outgoing email server ini nantinya dapat digunakan untuk mengirim email seperti anda mengirimkan email menggunakan web/aplikasi yang biasa anda gunakan. Hanya bedanya, kali ini kita langsung menggunakan Odoo. Sehingga, kita dapat mengirim email dokumen RFQ, PO, SO, maupun dokumen-dokumen lainnya.

The Steps

Terdapat langkah-langkah mudah yang dapat Anda ikuti, yaitu:

Login Odoo dan masuk menggunakan akun admin.

Buka settings dan aktifkan developer mode. Kemudian, click menu Technical dan click Outgoing Mail Servers.

Buat record baru dengan memasukan informasi seperti berikut ini:

Description: Optional

SMTP: smtp.googlemail.com

SMTP Port: 465

Connection Security: SSL/TLS

Username: email Google Account Anda

Password: password Google Account Anda

Kemudian, Lakukan Test Connection. Anda pasti akan menemukan error seperti berikut:

Pada error ini, Anda diharuskan untuk mengaktifkan/memberikan akses pada Less secure app access yang bisa diakses pada menu security pada google account anda. Bisa dilihat seperti pada gambar berikut ini:

Kemudian, kembali pada Odoo dan lakukan kembali Test Connection. Maka akan berhasil.

Setelah berhasil di setup, maka anda akan dapat mengirimkan email kepada alamat email nyata. Berikua adalah contoh setelah saya mengirimkan email purchase order pada aplikasi Odoo saya:

DbVisualizer x Odoo

DbVisualizer merupakan aplikasi yang dapat digunakan untuk memvisualisasikan database pada Odoo. Anda dapat menemukan informasi-informasi mengenai database yang mungkin tidak ditampilkan pada aplikasi Odoo. Misalnya primary key pada suatu table, constraints, serta key yang di turunkan kepada tabel anakan. Hal ini mudah saja dilakukan, selama kita mengetahui port database secara tepat. Adapun langkah-langkah telah dijelaskan dengan lengkap pada video. Di artikel ini saya hanya akan membahas beberap hal yang perlu disiapkan

Ports

Jika Anda pengguna macOS dan memiliki postgresql pada mac Anda, maka anda perlu membuat aliasing seperti yang telah saya buat pada file docker-compose.yml

Hal ini dikarenakan postgresql kita memiliki default port yaitu 5432, sedangkan database postgre yang kita gunakan adalah database image yang ada pada docker.

Kemudian, setelah selesai setup port. Maka hal yang ada perlu lakukan adalah membuka DbVisualizer dan mengisi beberapa bagian yang kosong seperti yang telah saya isi. Lengkapnya ada pada video eksplorasi yang telah saya embed di artikel ini.

Kemudian, anda dapat mengexpand bagian database dan dapat melihat visualisasi tabel pada menu references seperti berikut:

Anda juga dapat melihat specified tables seperti pada radio button yang tersedia. Cara penggunannya mudah, anda hanya perlu klik dan ketik table apa yang ingin anda buka. Misalnya, saya akan membuka tabel purchase order dan invoice.

Maka, aplikasi akan menampilkan seperti berikut ini:

Voila! Anda sekarang dapat melihat bagaimana visualisasi tabel database pada Odoo! Menarik sekali bukan?

Thanks For Reading!

Follow my medium for more articles.

Also, if you want to browse for other content, here are my Social Media😁:

Linkedin

YouTube

Instagram

Muhammad Akbar Rafsanjhani — 1806186686

Usualize the Unusualize

Get the Medium app

A button that says 'Download on the App Store', and if clicked it will lead you to the iOS App store
A button that says 'Get it on, Google Play', and if clicked it will lead you to the Google Play store